Bogem Melayang Usai Ucapan,’Saya Kesal Komandan’,Apa yang Picu Emosi Sang Kompol?Begini Kejadiannya


Bogem mentah spontan melayang usai ucapan,’saya kesal komandan’, apa yang picu emosi sang Kompol? Begini kejadiannya.

Perwira polisi berpangkat Kompol melayangkan bogem mentah ke wajah anggota piket pos jaga di Polda Riau.

kejadian itu terekam dalam sebuah potongan video berdurasi 19 detik yang diterima Tribunpekanbaru.com .

Tak alma kemudian, video itu viral.

Pada tayangan video tersebut, peristiwa pemukulan terjadi pada malam hari.

Awalnya, personel polisi berpangkat Bripda, terlihat sedang piket menjaga portal yang menjadi akses masuk ke Polda Riau.

Ketika itu terlihat sudah ada satu unit mobil dinas bernomor 172-IV. Mobil itu diduga hendak masuk ke dalam area Polda Riau.

Anggota polisi yang berjaga itu sempat tampak berbicara dengan orang yang berada di dalam mobil dinas, sambil mengacung-acungkan jari ke arah orang yang diajak bicara.

Namun tidak terdengar apa yang menjadi objek pembicaraannya.

Usai mobil itu masuk ke dalam Polda Riau, terlihat ada mobil lain di belakangnya.

Tak lama kemudian, seorang Perwira Polisi berpangkat Kompol yang berada di dalam mobil dinas, membuka pintu depan sebelah kiri dan keluar.

Perwira itu lalu menghampiri anggota polisi yang diketahui sedang piket jaga tersebut.

Tak sendiri, ajudan dari perwira polisi itu yang juga ikut turun dari pintu mobil kanan depan atau bagian sopir.

Entah apa yang memicu, perwira polisi berpangkat Kompol mengepalkan tangan kanan dan melayangkan tinju ke arah wajah bagian kiri anggota polisi piket jaga.

Akibat pukulan itu, anggota polisi berpangkat Bripda itu sempoyongan dan akhirnya tumbang.

Kabid Propam Polda Riau, Kombes Pol Gatot Sujono, saat dikonfirmasi Sabtu (19/6/2021), membenarkan perihal kejadian tersebut.

“Iya (kejadian di Mako Polda Riau),” katanya.

Disebutkan Kombes Gatot, terkait kejadian itu, pihaknya sudah melakukan proses tindak lanjut terhadap yang bersangkutan.

“Sudah kita mintai keterangan,” terang Gatot.

Ketika dicecar pertanyaan tentang tempat berdinas di mana baik perwira berpangkat Kompol dan anggota berpangkat Bripda yang dipukul, Gatot menjawab singkat.

Namun ia tak menampik keduanya berdinas di Satker di jajaran Polda Riau.

“Satker (jajaran) Polda (Riau),” ungkapnya.

Gatot menambahkan, peristiwa itu terjadi pada bulan lalu.

“Bulan Mei,” tuturnya.

Dinilai Tidak Sopan

Kronologi kejadian perwira polisi berpangkat Kompol meninju seorang anggota pos jaga di Mapolda Riau akhirnya terungkap.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Tribunpekanbaru.com, perwira yang memukul itu adalah Kompol RW.

Sementara yang dipukul, adalah Bripda FZP anggota Ditsamapta Polda Riau.

Pemukulan terjadi pada Rabu (26/5/2021) lalu, sekira pukul 20.10 WIB.

Kronologi bermula saat Kompol RW berangkat dari rumah dinas bersama anggotanya, Brigadir TA menuju ke Polda Riau di Jalan Pattimura, Kota Pekanbaru.

Ketika itu, ia bertujuan melaksanakan apel malam gabungan, dalam rangka pelaksanaan kegiatan operasi yustisi dan penyekatan jalan di wilayah Kota Pekanbaru.

Sat memasuki Polda Riau, posisi mobil Kompol RW berada di belakang mobil dinas Satpol PP Provinsi Riau.

Sesudah mobil dinas satpol PP Riau tersebut melewati pintu masuk Polda Riau, Kompol RW melihat anggota piket jaga Polda Riau melakukan pemukulan tiang portal, tepat di depan mobil dinasnya.

Menyaksikan perbuatan anggota jaga yang tidak sopan terhadap tamu yang masuk itu, Kompol RW pun mendatangi Bripda FZP dan menanyakan kenapa tiang portal dipukul.

Bripda FZP pun menjawab, “Saya kesal Komandan”.

Mendengar jawaban itu, Kompol RW emosi dan spontan melakukan pemukulan ke arah wajah Bripda FZP satu kali.

Setelah pemukulan tersebut, Kompol RW menjelaskan bahwa kehadiran Satpol PP dan dirinya ke Mapolda Riau, adalah untuk melaksanakan perintah pimpinan, dalam rangka pelaksanaan operasi yustisi dan penyekatan jalan.

Kompol RW sempat memanggil perwira jaga di pos, dan menjelaskan bahwa anggota piket di pintu utama, merupakan etalase Polda Riau.

Sebelum meninggalkan penjagaan, Kompol RW bertanya kepada Bripda FZP, apakah dia dongkol dan sakit hati. Bripda FZP pun menjawab tidak.

Selanjutnya untuk membuktikannya, Kompol RW meminta Bripda FZP untuk push up.

Kompol RW juga meminta maaf atas pemukulan yang dilakukannya.

Kompol RW lalu berpesan kepada Bripda FZP supaya jangan mengulangi lagi perbuatannya.

Berikutnya, Kompol RW pun bergegas untuk menghadiri apel di lapangan Polda Riau.

Kompol RW juga langsung melaporkan kejadian pemukulan tersebut kepada Kabag Bin Ops Ditsamapta Polda Riau, AKBP Jasamen Manurung.

Kompol RW sempat ditanyai, terkait alasannya memukul.

Kompol RW pun menjelaskan bahwa anggota piket jaga pintu masuk utama Polda Riau tidak sopan saat bertugas dalam melayani tamu yang masuk ke Polda Riau.

Kompol RW juga meminta maaf atas kejadian pemukulan tersebut kepada Direktur Samapta Polda Riau, Kombes Pol Faried Zulkarnain.

Kabid Propam Polda Riau, Kombes Pol Gatot Sujono saat dikonfirmasi Sabtu (19/6/2021), membenarkan perihal kejadian tersebut.

“Iya (kejadian di Mako Polda Riau),” katanya.

Disebutkan Kombes Gatot, terkait kejadian itu, pihaknya sudah melakukan proses tindak lanjut terhadap yang bersangkutan.

“Sudah kita mintai keterangan,” terang Gatot.

Saat ditanyai berdinas di mana baik perwira berpangkat Kompol dan anggota berpangkat Bripda yang dipukul, Gatot menjawab singkat.

Namun ia tak menampik keduanya berdinas di Satker di jajaran Polda Riau.

“Satker (jajaran) Polda (Riau),” ungkapnya.


Like it? Share with your friends!