Janda Muda Siram Ibunya Dengan Air Panas Mendidih, Marah Karena Tak Diizinkan Balik ke Mantan Suami


Janda muda menyiram muka ibunya dengan menggunakan air panas mendidih. Air itu rencanya akan digunakan untuk membuat teh tarik.

Entah apa yang ada dipikiran seorang janda muda berinisial AF (24).

AF yang semula memasak air di panci aluminium berwarna silver untuk menyeduh teh tarik tiba-tiba mengurungkan niatnya.

Wanita asal Jambi itu malah memilih menggunakan air mendidih tersebut untuk menyiram wajah ibu kandungnya, EF (51).

Dikutip TribunJakarta.com dari TribunJambi, saat itu Jumat, (21/8/2020) pukul 07.00 WIB.

EF tengah berada dikamar mandi dan memilah baju yang akan dimasukkan kedalam mesin cuci.

AF yang gelap mata menghampiri EF, dan langsung mengguyurkan air panas mendidih ke wajah wanita yang melahirkannya.

EF langsung teriak, tidak hanya menahan panas dari air mendidih yang mengalir di tubuh bagian kirinya.

Namun juga hati yang menjerit, tidak menduga putrinya sendiri, tega menyakitinya.

Jauh sebelumnya, EF dan putrinya AF sering terlibat konflik, urusan rumah tangga tepatnya.

EF tidak setuju, jika puterinya tersebut kembali rujuk dengan suaminya yang dulu.

Sebagai ibu, dirinya merasa bertanggung jawab untuk memberikan yang terbaik untuk puterinya.

Namun hal tersebut sepertinya bertolak belakang dengan AF, tidak menghiraukan nasihat sang ibu.

AF masih saja menjalin hubungan dengan mantan suaminya tersebut. Malam sebelum kejadian tersebut, EF dan AF kembali terlibat pertengkaran.

Kini EF harus menahan sakit, dimasa tuanya, sementara AF harus mendekam dibalik jeruji besi Polresta Jambi.

Saat ditemui, AF tidak memberi celah kepada awak media untuk memperlihatkan wajahnya, sejak awal digiring petugas.

AF hanya menunduk diam, dan menutupi wajahnya dengan tangnnya. Hanya rambut pirangnya yang dapat dikenali dari wanita yang tega menyakiti ibunya tersebut.

Kasat Reskrim Polresta Jambi, melalui Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak, Ipda Vani menuturkan, AF diamankan setelah sang ibu melapor ke Polresta Jambi dengan langsung membawa AF.

“Jadi memang, mereka ini sudah sering ribut, AF tidak terima dinasihati oleh ibunya, mungkin sudah terlalu kesal, dia nekat menganiaya ibunya,” kata Vani, Kamis (27/8/2020) sore.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, AF harus merasalan dinginnya jeruji besi Polresta Jambi.

AF dijerat dengan pasal 44 UU RI No 23 tahun 2004 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga.


Like it? Share with your friends!