Gini Nih Pengakuan Anak dari Terduga Pelaku Ledakan Bom di Sidoarjo, Sang Ayah Sering Mengajak Seperti ini


via: today.line.me

Ledakan bom di Rusunawa Wonocolo, Sidoarjo, Jawa Timur, masih menyimpan rasa trauma bagi para penghuni rusun.

Bagaimana tidak, peristiwa itu terjadi secara tiba-tiba, belum lagi suara ledakan keras yang masih terngiang-ngiang.

Awalnya banyak yang mengira itu adalah ledakan elpiji.

Namun ternyata salah, itu adalah ledakan bom yang dirakit sendiri oleh Anton (47).

Mengutip today.line.me, Anton meledakkan bom rakitannya disaat keluarganya tengah berkumpul dalam kamarnya yang berada di Blok B No.2.

Atas insiden tersebut, Anton beserta istrinya, Puspita Sari (47) dan anak sulungnya, Halyah (17) tewas.

Sementara tiga anak lainnya, yakni AR (15), FH (11) dan H (11) berhasil selamat, dan sedang dirawat di RS Bhayangkara Polda Jawa Timur.

Pada Senin (14/5/2018) lalu, Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian mengunjungi ketiga anak tersebut.

Pertemuan itu pun lantas mengungkap beberapa fakta yang mengejutkan untuk didengar.

Ya, berdasarkan pengakuan sang anak, AR, ayahnya sering mengajaknya untuk berjihad.

Akan tetapi ia selalu menolak dengan alasan tidak sesuai dengan pemikirannya.

Tak hanya itu, alasan ia menolak juga karena menganggap apa yang dilakukan ayahnya bertolak belakang dengan ajaran Islam.

Tak cukup sampai di situ, sang anak juga membeberkan kebiasaan ayahnya.

AR mengatakan bahwa ayahnya selama ini merakit bom, dan hal tersebut dipelajari ayahnya melalui internet dan Youtube.

AR mengaku selama ini dirinya tak mengerti dan tidak tahu kalau yang dirakit ayahnya adalah sebuah bom.

Ia baru mengetahuinya setelah ayahnya meledakkan bom tersebut di kamar mereka.

Untungnya, ia bersama kedua adiknya bisa selamat dari peristiwa tersebut.

More From: News